Wujud Bela Negara Ketika Pandemi Melanda
Oleh: Gary Fajarizki
Budiman
Saat ini, dunia sedang dilanda oleh sebuah pandemi yang bernama virus corona. Seluruh negara di dunia, tak terkecuali Indonesia, menjadi sasaran penyebaran virus tersebut. Penyakit yang terjadi karena terinfeksi oleh virus ini disebut COVID-19. Dalam ilmu kedokteran, virus corona disebut sebagai severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yang merupakan sebuah virus yang dapat menyerang organ pernapasan sehingga mengganggu proses pernapasan pada manusia. Virus ini sangat berbahaya karena dapat menyebar dengan cepat Akibat yang ditimbulkan bagi para penderita virus ini bisa menyebabkan gangguan ringan pada sistem pernapasan, adanya infeksi yang berat pada paru-paru, dan bisa berujung kepada kematian.
Namun, tanpa kalian
sadari, pandemi virus corona terdapat wujud atau implementasi bela negara di
dalamnya. Kok bisa? Simak penjelasan berikut ini.
Bela negara memiliki
pengertian yang banyak dan beragam karena bela negara memiliki markna yang
luas. Namun, secara umum konsepsi bela negara berarti sebuah tindakan atau
perbuatan yang dilakukan oleh warga negara yang memiliki dampak positif
terhadap kemajuan, keamanan, dan ketahanan bangsa suatu negara, baik melalui
tindakan langsung maupun yang tidak langsung. Dalam hal ini, wujud atau
implementasi bela negara tidak hanya dilakukan dengan cara terlibat aktif dalam
kegiatan militer atau menjadi relawan perang seperti yang diketahui banyak
orang awam. Hal tersebut tidak sepenuhnya salah, tetapi wujud bela negara
memiliki arti yang lebih luas dan tidak hanya dari aspek militer saja. Pada
kenyataannya, semua orang dapat berpartisipasi aktif dalam usaha membela
negara, seperti pengabdian terhadap profesi masing-masing yang dijalani.
Apabila dikaitkan dengan
situasi saat ini, secara tidak sadar banyak warga negara yang secara langsung
maupun tidak langsung mengimplementasikan konsep bela negara itu sendiri.
Contohnya seperti para tenaga medis yang berjuang untuk di garda terdepan untuk
menyembuhkan para pasien, pemerintah yang berkontribusi dalam upaya pembuatan
kebijakan dalam hal penanganan pandemic virus corona yang juga dibantu oleh
para akademisi yang ahli dalam bidangnya masing-masing, dan masyarakat yang
senantiasa patuh terhadap protokol kesehatan yang sudah dikampanyekan oleh
pemerintah sejak awal virus ini muncul. Tentunya mereka semua berperan aktif
dalam bidang serta kemampuannya masing-masing dalam hal menghentikan rantai
penyebaran virus corona ini. Apabila semua pihak bersinergi secara
bersama-sama, maka semakin cepat juga pandemic ini dapat terselesaikan.
waw mindblowing semindblowing sekali kak,makasih infonya,sangat bermanfaat,skrg saya harus ke mesjid terdekat untuk menginfokan berita penting ini kepada seluruh masyarakat kampung saya
BalasHapus